Penulis: Belarmino Lapong
FIJUS.ID, Vatikan – Minggu (1/3/2026), seusai pembacan doa Angelus di Lapangan Basilika Santo Petrus, Paus Leo XIV mengatakan, “Stabilitas dan perdamaian tidak dibangun melalui ancaman timbal balik atau dengan senjata, yang menabur kehancuran, penderitaan, dan kematian, tetapi hanya melalui dialog yang masuk akal, tulus, dan bertanggung jawab.” Pernyataan itu seperti yang tertulis dalam rilis resmi Vatican News.
Pemimpin umat Katolik sedunia ini menyerukan penghentian spiral kekuasaan di Kawasan Timur Tengah. “Saya menyampaikan seruan tulus kepada pihak-pihak yang terlibat untuk memikul tanggung jawab moral guna menghentikan spiral kekerasan sebelum menjadi jurang yang tak terpisahkan!”
Seruan Paus ini sebagai tanggapan atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, yang saat ini telah memicu serangan balasan ke beberapa negara.
Ketegangan semakin meruncing setelah pihak Iran memberikan pernyataan keras melalui saluran Al Jazeera pada hari yang sama, Minggu (1/3/2026). Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Republik Islam Iran menganggap upaya mencari keadilan dan membalas dendam kepada para pelaku kejahatan bersejarah ini sebagai kewajiban serta hak sah yang akan dijalankan dengan pengerahan seluruh kekuatan negara.
Paus Leo XIV asal Amerika Serikat yang bernama asli Robert Francis Prevost menekankan pentingnya menghentikan kekerasan dan mendesak semua pihak kembali ke jalur diplomasi demi menghindari tragedi kemanusiaan yang lebih besar.
Melalui pesan yang dilansir Vatican News pada Minggu (1/3/2026), Paus Leo menyerukan agar negara-negara segera kembali ke meja dialog dan memulihkan peran diplomasi demi mewujudkan perdamaian yang berlandaskan keadilan.
Ia menekankan pentingnya mengutamakan kebaikan masyarakat yang merindukan hidup berdampingan secara damai, seraya mengajak umat untuk terus berdoa agar konflik tidak semakin memburuk.
Menyikapi eskalasi di Timur Tengah, Paus Leo menyampaikan seruan mendalam agar dunia terus mendoakan perdamaian setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu lalu menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Tidak hanya menyoroti Timur Tengah, Paus Leo juga mengarahkan perhatiannya dengan mendesak kembalinya jalur dialog di wilayah perbatasan Pakistan dan Afghanistan. Paus secara khusus mengajak umat untuk terus mendoakan perdamaian dunia sekaligus menyatakan solidaritasnya bagi warga Minas Gerais, Brasil, yang kini tengah berjuang menghadapi bencana banjir bandang hebat.
Menutup pesannya, Paus Leo mengajak umat terus mendoakan perdamaian dunia sebagai satu-satunya anugerah Tuhan yang mampu memulihkan luka antarbangsa.

